Friday, November 7, 2008

I dont wanna be. . . a murderer [Part 3]

Ka via mulai ngrasa bersalah.
Sejak 2 kejadian sblmnya gara-gara dia.
Jadi dia skrng rada takut2 untuk menyanyikan lagu unfaithful.
Apa dia skrng sudah mulai berhenti mnyanyikan lagu itu?
Ternyata. . .
TIDAAAKKK xDDD

---

Di tengah-tengah bosannya mendengarkan Pak Amilo di kls, tentang bagaimana cara berbisnis yang tidak menabrak dengan ajaran agama Islam, ka Via mulai menguap. Dsaat menguap dia sudah tau apa yang akan menimpanya. Yak. Pak Amilo langsung berada tepat di depannya.

"Rukun sunnah orang yang sudah boleh melakukan usaha itu apa saja Mako?", tanya Pak Amilo yang berasal dari Padang ini.

"Emm.. Emmm..", karena dari tadi ga memperhatikan, dia cuma bisa ngemut permen. ["eemm" itu biasanya suara pas manusia ngmut permen. Situasinya juga ka Via lg ngemut permen si :D].

"Klo gitu, apa Irna?", ka Irna langsung sok-sok santai menoleh ke Pak Amilo. Dia tau, Pak Amilo tau klo dia lagi baca buku Kambing Jantan milik gw [numpang tenar]. Seketika dengan tampang yang [sok] oke, dia hanya melihat muka Pak Amilo saja, tanpa menjawabnya. *sok innocent gitcuh loch!*

Pak Amilo pun terus jalan menyelusuri bangku demi bangku untuk mendapatkan mangsa kembali. Disaat Pak Amilo mencari-cari mangsa[malang]nya itu, ka Via teringat 2 kejadian yang diakibatkan oleh dia. Dia pun dengan tampang-gimana-klo-kita-bkin-ulah-lagi ke gw, gw pun mengiyakan. Dosa kan klo ngbantah apa yang orang tua bilang *wakaks*

"I dont wanna do this anymoreee. . .", ka Via bernyanyi sambil berbisik sambil ketawa evil sambil ngliat ke arah Pak Amilo yang membelakangi dia sambil senyum-senyum.

Tiba-tiba Pak Amilo menoleh..
"Heehh heeehh Karinaaa", katanya dengan logat Padang. Kita pernah ketakutan+geli karena mendengarnya.
"Tadii apa yang Bapak bilang?"

Skakmat! Itu pertanyaan yang cuma Pak Amilo lontarkan klo tau ada murid yang ga dengerin dia.

"I dont wanna take away his life, Pak", lanjut ka Via men-skip lagu dengan berani. Apakah dia mencari mati ato mencari makan? Apa dia tidak takut dihina Rihanna karena telah merusak lagunya?

Pak Amilo terus memandang ka Via dengan pandangan-jangan-berani-ama-gw-ya-lo-!. Karena takut, ka Via pun menunduk. Tidak tau apa lagi yang harus dia lakukan.

"a murderer", yang keluar dari mulut Pak Amilo. Dia sudah merasa bersalah karena membuat ka Via nunduk. DIa takut ka Via akan menangis. Dia takut akan masuk penjara karena menyalahi undang-undang penyiksaan anak *ada gitu? hue*.
Jadi ingin bertanya. Apakah dia mencari mati ato mencari makan? APa dia tidak takut dihina Rihanna karena telah merusak lagunya? *copy-paste*. Apalagi bagian "I dont wanna be. . ."nya di ilangin. Siap-siap aja Pak Amilo.

1 comment:

Karanissa Larasati said...

guruguru di sekolah kaka kerenkeren yaa pada tau lagunya Rihanna hahahhaa :P